Strategi Baru Palestina, Pakai Layang-layang Berapi Sukses Bakar Lahan Pertanian Israel hingga 4.300 Hektar

Warga Palestina punya cara terbaru untuk meluapkan kemarahan mereka atas terbunuhnya warga Palestina oleh tentara Israel. Hanya menggunakan layang-layang, rupanya sudah dapat membuat Israel kewalahan menghadapinya.

Dilansir Reuters, Jumat (8/6/2018), warga Palestina mengirimkan layang-layang ke wilayah Israel sebagai bentuk teror. Bukan layang-layang biasa. Mereka telah merancangnya sebagai layangan api yang dapat membakar lahan pertanian dan hutan di Israel.


Dan benar saja, layang-layang itu membuat Israel kewalahan. Dilansir dari media Israel, Times of Israel, sudah ada 600 balon dan layang-layang yang dikirim ke wilayah perbatasan di Gaza. Sekitar 400 di antaranya berhasil dihalau oleh tentara Israel. Sementara 198 lainnya memicu kebakaran di sejumlah lahan.

Hampir 4.300 hektar tanah di sisi Israel dari perbatasan Gaza terbakar akibat layang-layang tersebut. Untuk menghalau teror layang-layang itu, Israel menerbangkan drone ke sejumlah wilayah.

Kini teror tersebut meluas tak hanya di Jalur Gaza saja tapi hingga ke Tepi Barat. Layang-layang itu diterbangkan di atas permukiman Matan, Yarhiv dan Nirit, tiga komunitas Yahudi di Tepi Barat dekat kota Kfar Saba di Israel tengah.

Salah seorang warga Palestina bernama Shadi mengatakan, aksi mengirim teror layang-layang ke Israel itu merupakan aksi spontan. Mereka tidak pernah mengira akan berhasil.

"Itu dimulai secara spontan. Kami tidak pernah berpikir kami akan mencapai hasil yang baik seperti itu. Idenya sederhana. Gunakan alat yang paling sederhana untuk menyebabkan kerusakan dan kerugian pada kependudukan Israel," ujar Shadi dalam wawancara dengan Reuters.

Layang-layang dibuat dari bahan plastik agar terlihat transparan saat berada di langit. Kemudian layangan itu dibalut dengan kain yang sudah direndam dalam solar dan minyak pelumas untuk nantinya dibakar di lahan milik Israel.

Ketegangan di Gaza telah meningkat sejak Maret lalu, ketika ribuan warga Palestina berunjuk rasa di dekat perbatasan Gaza dengan Israel. Bentrokan antara pasukan Israel dengan para demonstran tersebut telah menewaskan lebih dari 100 warga Palestina dan melukai ribuan orang lainnya.
(nkn/ita)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerindra Tagih Komitmen SBY, Demokrat Balas Tagih Janji Prabowo Subianto

Kapitra Ampera: Jokowi Lebih Pantas Hadiri Reuni Akbar 212 Ketimbang Prabowo-Sandi

SBY Dapat Julukan Baru sebagai 'Master Of Kungfu', Ternyata Begini Maksudnya